Love and Smile Society
Sunday, November 2nd, 2008 | Posted in Categories : RS Sanglah | 451 Views
Ketika saya ditugaskan menjadi supervisor di IRD Obgin RS Sanglah, saya menemukan sebuah citra tentang IRD RS Sanglah yang tidak ramah, berbelit, birokratis, kurang manusiawi, dan pelayanan yang kurang profesional. Dan masih banyak lagi pendapat yang kurang baik.
Dan ketika saya berdialog dengan dokter-dokter baik spesialis, dokter umum, residen, dokter muda, bidan, paramedis dan karyawan RS Sanglah lainnya, banyak diantara mereka yang dapat menyebutkan begitu banyak keluhan tentang RS Sanglah.
Lalu saya mendengar keluhan seorang keluarga pasien yang kebetulan seorang dokter yang tidak disambut dengan sikap menerima dan ramah dari petugas RS.
Lalu saya mencoba mencari cara, untuk merubah keadaan ini.
Saya kemudian menemukan dua kata yang saya sebut dengan kata hati yaitu: Love (welas asih) dan Smile (senyum). Welas asih harus ditumbuhkan dan semakin tumbuh di hati semua petugas RS Sanglah, dan welas asih ini diekspresikan dengan pelayanan dengan bahasa universal yaitu senyum dari hati yang ikhlas.
Sehingga pelayanan yang dilakukan akan ringan dan penuh makna.
Maka saya dan teman-teman residen (Dr.Luang, Dr.Gondo,dll) membuat sebuah pin dengan simbol: Love and Smile Society. Sebuah semangat untuk mengajak semua insan di Republic of Sanglah Hospital untuk menumbuhkan rasa WELAS ASIH pada sesama,terutama kepada pasien dan menggunakan bahasa hati yang universal yang menyiratkan penerimaaan tanpa syarat yaitu SENYUMan.
Semoga gerakan ini bisa terlaksana atas dukungan semua pihak,dan terus bersemangat tanpa henti.
Seperti yang selalu ditanamkan oleh Founding Father Bung Karno:”Pro bono publico (aku untuk rakyat)”. Dan seperti yang selalu diperjuangkan oleh seorang dokter Argentina,yang juga seorang geriliawan pejuang hak-hak rakyat kecil: Dr. Ernesto Che Guevara.
Semoga
Love and Smile Society
Republic of Sanglah Hospital (RS milik RAKYAT)






































Related Articles
2 users responded in this post
wah senyuman, luar biasa….selamat bli,”give your smile for everyone, but give your love for a person”
Love yang dimaksud adalah welas asih yg bersifat universal tanpa diskriminasi. Senyum adalah ekspresi pelayanan yang menghormati humanisme.
Leave A Comment
Please Note: Comment moderation maybe active so there is no need to resubmit your comments