Green Code: respon cepat pada gawat janin
Thursday, August 7th, 2008 | Posted in Categories : RS Sanglah | 1,996 Views
Ada perubahan kecil yang juga telah kita lakukan di IRD Obgin RS Sanglah. Yaitu untuk mempercepat response time dalam penanganan fetal distress (gawat janin). Kalau dahulu, jika kita ketemu kasus gawat janin sering kali kita harus menghubungi petugas OK, menghubungi perawat dan dokter anesthesi, menghubungi residen pediatri yang mana memerlukan rata-rata waktu bisa sampai 30 menit. Dan hal ini sangat mempengaruhi luaran bayi. Kemudian sering kita harus merayu dan kadang “memelas” agar tim OK mau percaya bahwa kasus yang kita hadapi adalah memang gawat janin.
Sekarang, sejak hampir satu tahun sudah kita melaksanakan satu sistem management gawat janin dengan sistem GREEN CODE. Dimana jarak waktu antara penentuan diagnosis gawat janin dan incisi kulit abdomen memerlukan waktu rata-rata kurang dari 10 menit. Malah ada waktu tercepat yaitu 5 menit. Sistem GREEN CODE ini alurnya adalah: residen yang menemukan gawat janin akan menghubungi telpon internal RS Sanglah di nomer 300,
maka petugas operator telp akan mengumumkan dengan loudspeaker yang di pasang di semua sudut IRD dengan informasi:”Green code kamar bersalin nomer satu” yang diulang-ulang sebanyak 5 kali. Maka semua orang yang punya kemampuan melakukan SC,pembiusan, resusitasi neonatus, instrumen, asisten operasi akan serta merta berlari ke kamar operasi untuk melakukan penyelamatan terhadap gawat janin. Konsep ini seperti kode ‘kulkul bulus”. GREEN CODE (Kode hijau) hanya untuk kode kasus gawat janin. Dan selalu disiapkan 1 set bedah SC setiap saat. Operator telp baru akan menghentikan informasi lewat speaker tersebut jika semua tim sudah siap.Dimana koordinator kamar operasi akan menghubungi nomeo telp 300 dan mengatakan GREEN CODE SIAP. Jika ada yang terlambat datang (misalnya dokter anestesi,atau dokter anak)dan jika terjadi outcome janin buruk atau mati maka mereka akan bisa disalahkan atas keterlambatan. Setelah bayi dilahirkan, untuk konfirmasi diagnosis gawat janin dilakukan Analisa Gas Darah tali pusat. Dan telah ada sekitar 95 kasus gawat janin yang menggunakan fasilitas GREEN CODE ini. Sekarang kita (terutama residen kita) merasakan lebih tenang dalam menghadapi kasus gawat janin ini.
Mari kita dorong terus PERUBAHAN ke arah lebih baik dan benar di RS Sanglah (Kawitan) kita tercinta.
Salam
Hariyasa






































Related Articles
8 users responded in this post
googgreencode telah sangat membantu kami sebagai residen obgyn dalam mempercepat pelayanan kegawatdaruratan khususnya untuk fetal distress namun dalam prakteknya peran TS lainnya (anestesi,pediatri dan terutama persiapan alat misalnya pada kasus ruang OK yang penuh dan kemudian ada greencode,disaat seperti itu terkadangmasih kewalahan) KEEP UP THE SPIRIT MY FELLOW RESIDENT!!!!
Kita harus saling memotivasi untuk lebih baik.
Terima kasih telah mampir ke blog saya dok. Mudah2an dokter tidak kenal lelah memberi motivasi melalui “Love and Smile Society”-nya. Tangan2 kita memang kecil, tapi bila tangan2 kecil ini bersatu tentunya bisa membuat perubahan yang besar. Sukses dok…
Terimakasih Deddy Andaka atas kunjungannya. Saya sangat setuju.Tangan-tangan kita boleh kecil, namun jika tangan-tangan kecil ini memiliki keyakinan yang sungguh, maka tangan-tangan kecil ini mampu merobohkan tembok kokoh feodalisme,exlusivisme, rasisme, budaya paternal kaku yang membelenggu, dan arogansi birokrat dalam pelayanan publik. Tangan-tangan kecil ini bukan bersenjata kekerasan namun menggenggam cinta, welas asih dan senyuman yang terbuka, memaafkan,menerima dan saling memberi. Mari rapatkan barisan……maju terus.
May I have the honour of attending your green code someday?
Please welcome.
Mendukung sekali perkembangan teknologi di dunia kesehatan kususnya yg mendukung program save motherhood n baby..
maaf pak aku mau konsul tntg prkuliahan aku.
soalny aqu kul slah stu fakultas kdokteran d pdg.
Leave A Comment
Please Note: Comment moderation maybe active so there is no need to resubmit your comments